Tim Pengabdian Masyarakat UMP Bekerjasama dengan PCNA Rawalo Sukses Adakan Edukasi dan Pelayanan Kesehatan Remaja di SMP Muhammadiyah Rawalo

“Mencegah itu jauh lebih baik daripada mengobati”

Peribahasa yang kerap kali kita jumpai di berbagai instansi kesehatan ini tentu sudah tak asing lagi di telinga banyak orang. Peribahasa ini mengandung makna bahwa alangkah baiknya sebelum kita jatuh sakit, kita harus mencegah penyakit tersebut datang dengan menjaga kesehatan. Ini bisa dimulai dengan melakukan kebiasaan kecil seperti menjaga pola tidur, pola makan, dan senantiasa berolahraga. Kesehatan merupakan aset penting yang harus dimiliki oleh setiap manusia. Dengan kesehatan, mampu menjadikan individu melakukan berbagai macam aktivitas untuk mencapai tujuan dalam hidup.

Berbicara soal kesehatan, pada Senin (26/5), Tim Pengabdian Masyarakat UMP, bekerjasama dengan PCNA Rawalo Kabupaten Banyumas telah sukses menyelenggarakan edukasi dan pelayanan kesehatan di SMP Muhammadiyah Rawalo, Banyumas. Kegiatan ini merupakan bentuk dari pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Dalam pengabdiannya, tim yang diketuai oleh Ns. Rully Annisa, S.Kep, M.Kep selaku Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan UMP, dan beranggotakan Nia Anggri Noveni, S.Psi, M.A selaku Dosen Fakultas Psikologi UMP, Martha Tania Gabriel Ching Cing, S.Kep,. Ns,. M.Kep, Ns, Trias Eka Nurlela, S.Kep, M.Kep selaku Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan UMP sekaligus Ketua Bidang Kesehatan PCNA Rawalo Banyumas, dan Arsella Suri Melati selaku Sekrertaris Umum PCNA Rawalo Banyumas ini turut menyelenggarakan berbagai rangkaian acara. Tak lupa, kegiatan Pengabdian Masyarakat ini juga melibatkan dua mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan di antaranya yaitu Putri Wahyu Purwanti dan Suci Sri Andriyani.

Pada sesi pertama, Siswa SMP Muhammadiyah Rawalo diberikan pelayanan kesehatan oleh Tim Pengabdian Masyarakat UMP, berupa pemeriksaan tinggi badan, berat badan, tekanan darah, dan indeks massa tubuh. Pemeriksaan ini bertujuan untuk membantu deteksi dini apakah terdapat gangguan kesehatan pada siswa. Cek kesehatan juga merupakan bentuk dari upaya pencegahan penyakit sebelum bertambah parah. dan mencegah penyakit sebelum bertambah parah. 

Bukan hanya cek kesehatan, kegiatan lain yang tidak kalah bermanfaat yakni sesi konsultasi. Pada sesi ini, siswa yang telah melakukan medical check up diberikan kesempatan untuk mengkonsultasikan kesehatannya. Siswa bebas untuk menanyakan terkait permasalahan kesehatan, beserta tips dan solusinya kepada Tim Pengabdian Masyarakat tanpa perlu khawatir.

Kesehatan menjadi aset penting bagi individu dengan ragam usia. Tak terkecuali remaja. Hal ini tentu perlu untuk diperhatikan dikarenakan pada masa ini remaja mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan. Maka dari itu, di sesi ketiga, Tim Pengabdian Masyarakat memberikan edukasi tentang beragam permasalahan yang kerap dialami remaja. Seperti Penyakit Menular Seksual (PMS), Edukasi akan pentingnya mencukupi kebutuhan gizi pada remaja, dan juga pembahasan mengenai Psikologi Perkembangan Remaja.

Setelah melakukan cek dan konsultasi kesehatan, siswa kemudian diarahkan untuk menyimak materi tersebut yang diberikan oleh setiap anggota tim pengabdian. Para siswa sangat antusias dalam menyimak sekaligus mengajukan pertanyaan. Tim Pengabdian Masyarakat tak lupa memberikan doorprize bagi siswa yang berani mengajukan atau menjawab pertanyaan. Hal ini dilakukan untuk menguji seberapa jauh pemahaman siswa dalam mencerna materi yang diperoleh.

Pembagian doorprize dilanjutkan dengan dokumentasi ini menjadi sesi terakhir dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat UMP. Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan minat siswa khususnya dalam mempelajari topik-topik kesehatan remaja.

About the author:

You must be logged in to post a comment.