RESPON BANJIR DEMAK: PSIKOLOGI UMP TURUNKAN RELAWAN PSIKOSOSIAL
PURWOKERTO—Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) memberangkatkan tim relawan psikososial untuk bencana banjir di Demak, Jawa Tengah. Keberangkatan relawan ini dilaksanakan pada Hari Minggu, 11 Februari 2024. Tim tersebut berangkat atas permintaan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) yang berada di Demak, dan dikoordinatori oleh Nur Chasanah, S.Psi., MM., M.Psi., Psikolog.
Tim yang diberangkatkan tersebut terdiri dari 6 mahasiswa, 1 praktisi, dan 1 dosen. Keenam mahasiswa, praktisi dan dosen tersebut diantaranya, Garda Sukma Kirana, Dzulchilda Khoirunnisa Aziz, Fajar Rahmayanti, Zara Nur Faiza, Rossiana Gladys Prastika, Yunda Roro Ajeng Pratiwi, Nandha Tasha Miftakhusyifa, S.Psi., dan Dr. Ugung Dwi Ario Wibowo, S.Psi., M.Si., Psikolog.
Relawan psikososial ini diberangkatkan dari Purwokerto pada pukul 05.45 WIB, dan tiba di Demak pukul 13.48 WIB yang kemudian langsung berkoordinasi dengan Nur Chasanah untuk menentukan program pendampingan psikologis pada penyintas banjir Demak, lebih khususnya yang terdapat di Kecamatan Gajah.
Adapun durasi respon bencana ini dilaksanakan dari hari Minggu sampai Selasa sore, 13 Februari 2024. Selama pelaksanaannya, tim relawan psikososial memberikan Psychological First Aid (PFA) kepada berbagai macam kalangan penyintas, mulai dari balita, anak-anak, remaja, dewasa, dan lansia.
Program dari PFA yang dilakukan ke balita dan anak-anak lebih seperti permainan, sekolah ceria, dan sejenisnya. Sedangkan untuk kalangan dewasa lansia, umumnya dilakukan pendekatan secara dialogis. Adapun program lain seperti misalnya senam pagi yang dilakukan bertujuan untuk menjaga kesehatan dari para penyintas di lokasi pengungsian.
“Kegiatan pagi kami dimulai dari senam sekitar pukul 8 saat mereka sudah siap. Durasi senam sekitar 30 menit, kemudian kita lanjutkan program sekolah ceria untuk mengganti agenda sekolah dari anak-anak yang terpaksa diberhentikan akibat bencana banjir. Siang kita biasanya lakukan pendekatan dan pendampingan ke dewasa-lansia sambil istirahat, sore kita mulai program lagi ke anak dan balita.” Terang Nandha (GSK).