SEMBUHKAN INSECURE ALA BEM PSIKOLOGI

              Kita tentu sudah tidak asing dengan kata yang satu ini, khususnya bagi mahasiswa Psikologi kata insecure sudah pasti menjadi materi sehari-hari yang tidak ada habisnya untuk digali. Yups, Insecure bisa merujuk terhadap perilaku seseorang yang  cenderung membandingkan dirinya sendiri dengan orang lain yang mengakibatkan krisis kepercayaan diri sehingga muncul perasaan minder. Insecure dapat juga  dikatakan sebagai inferiority complex merupakan sebuah kondisi psikologis dimana seorang individu merasa inferior/lebih rendah/tidak lebih baik dibanding individu lain, atau ketika ia merasa tidak mencukupi suatu standar dalam sebuah sistem yang berlaku di masyarakat.

           Bentuk-bentuk insecure antara lain selalu mencari kekurangan pada diri sendiri, tidak cukup puas dengan keadaan yang dimiliki dan selalu membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Insecure tidak bisa di anggap “enteng”, perasaan inferior yang terus menerus dapat berdampak pada mental seseorang  seperti depresi, tidak hanya itu insecure juga berdampak buruk terhadap cara bersosialisasi  dengan lingkungan, contohnya muncul perasaan tidak percaya diri, takut tidak diterima dan perasaan tidak berharga. Melihat fenomena tersebut maka Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi UMP mengadakan Webinar lewat Zoom pada hari Sabtu, 1 Agustus 2020 dengan tema “ Dari insecure menjadi rasa bersyukur”..

(https://www.instagram.com/p/CDpEqZ-n-9k/?igshid=685j76rskatg)

Berdasarkan hasil wawancara via online pada tanggal 6 agustus 2020 dengan ketua panitia penyelenggara Webinar yakni Vergian Abdi Wasesa mengatakan bahwa acara Webinar kali ini merupakan Program Follow-Up ke 2 dari Lembaga Eksekutif Muda BEM Fakultas Psikologi Universitas Muhamadiyah Purwokerto yang diikuti setidaknya oleh 150 peserta yang terdiri dari gabungan mahasiswa serta pelajar cabang IPM se Banyumas. Webinar kali ini BEM Fakultas Psikologi UMP menghadirkan dua pemateri yaitu Novita Ayu Nafisa yang menjabat sebagai Gubernur BEM Fakultas Psikologi  dan Rizky Zuliatun Nisa yang merupakan Sekretaris Umum PD IPM Banyumas.

Menurut Vergian alasan BEM mengusung tema Insecure adalah bentuk kepedulian BEM untuk memberikan edukasi lewat sudut pandang kondisi remaja diera sekarang, dimana para remaja tersebut mudah merasa insecure dengan apa yang sudah dimiliki, padahal masih ada banyak remaja diluar sana yang memiliki kondisi yang tidak lebih beruntung. Remaja yang sering mengalami insecure diberikan kiat-kiat setidaknya untuk mengurangi bahkan menghilangkan perasaan tersebut dengan perasaan menerima atau bisa dikatakan lebih bersyukur kepada Allah dan menyadari bahwa kondisi setiap individu tidak mungkin sama satu dengan yang lain. Vergian juga berharap setelah diadakannya Webinar, peserta mulai menghargai diri sendiri dan melaksanakan apa yang telah di sampaikan pembicara kepada peserta.

Dari Webinar yang dilaksanakan oleh BEM tersebut bisa kita ambil hikmah bahwa bagaimanapun kondisi yang kita lalui atau sesuatu yang kita miliki, sudah sepantasnya kita mensyukuri dan tidak mengeluh apalagi mencoba melawan takdir, mengingat kita masih bisa bernafas dan makan dengan nikmat seperti hari ini. Setujukan Psifam’s? Menyenangkan sekali jika membahas mengenai kesehatan mental, kita dituntut untuk belajar mengenal diri kita sendiri secara terus menerus, karena bila bukan kita yang mengerti diri kita, lalu siapa lagi? Tentu bukan akang gendang kan. Hehe

Jangan lupa ya untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dan selalu jaga kesehatan ya Psifam’s, gunakan masker dan stay safe dimana pun kalian berada.

[kia&puput]

About the author:

You must be logged in to post a comment.