Malam Seribu Bulan

Memasuki detik – detik akhir bulan Ramadhan kerap kali menjadi fokus utama bagi umat muslim untuk lebih mendekatkan diri dengan sang Khalik serta memperbanyak amalan. Apalagi, banyaknya kemuliaan di bulan Ramadhan, rasanya sangat disayangkan apabila kita melewatkan keutamaan yang satu ini.

Lailatul Qadar salah satunya, Lailatul Qadar merupakan bulan yang dipenuhi dengan rahmat, dan keberkahan langsung dari Allah SWT karena memiliki makna bahwa malam yang lebih baik dari seribu bulan. Untuk itu, sebagai umat muslim wajib hukumnya mengetahui beberapa kemuliaan malam Lailatul Qadar, agar kita dapat memaksimalkan ibadah dihari terakhir Ramadhan. Berikut kemuliaan malam Lailatul Qadar.

Saat membahas mengenai malam Lailatul Qadar maka secara otomatis Psifams akan dibawa untuk mengingat kembali salah satu surah pada Al-Qur’an, yang khusus mengupas mengenai malam Lailatul Qadr beserta kemuliannya. Surah tersebut ialah surah Al-Qadr yang terdiri dari 5 ayat, di dalamnya terdapat penjelasan secara gamblang yang mengenai malam Lailatul Qadar. Oleh karena itu, surah tersebut menjadi pegangan para ulama mengajak umat muslim untuk lebih istiqomah serta tumaninah dalam menjalankan malam terakhir bulan Ramadhan.

Malam Lailatul Qadar merupakan malam diturunkannya Al-Qur’an. Hal ini merupakan kitab suci pedoman bagi kaum muslim dalam menjalankan syariat agama islam, dan menjalankan kehidupan. Tidak hanya itu, malam Lailatul Qadar ialah malam yang mulia, karena pada malam tersebut para malaikat akan turun ke bumi atas perintah Allah untuk mengatur segala urusan yang telah ditetapkannya.

Pada bagian akhir surah Al-Qadr, Allah telah menjanjikan bahwa malam tersebut akan penuh dengan kesejahteraan hingga terbit fajar. Sehingga, apabila bagi kaum muslim yang berdoa pada waktu itu kepada sang Khalik, maka InsyaAllah dapat dengan mudah terkabulnya doa-doa yang telah dipanjatkan. Kita dapat membaca do’a lailatul qadar yang diajarkan Rasulullah SAW yaitu Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni.  (HR. Tirmidzi no. 3513 dan Ibnu Majah no. 3850 ) yang memiliki arti Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf—menghapus kesalahan–, karenanya maafkanlah aku—hapuslah dosa-dosaku.

Sungguh malam yang sangat berharga, maka sudah selayaknya kita sebagai umat muslim bersama-sama untuk menyibukan diri beribadah, membaca Al-Qur’an serta beramal shalih. Sehingga, kita menjadi umat muslim yang beruntung dengan mendapatkan kemulian pada malam-malam terakhir Ramadhan.

Mashaa Allah, Sungguh Allah SWT Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, semoga Ramadhan kali ini dapat manjadikan kita sebagai hamba yang di rindukan surga. Aamiin ya Rabbal Allaamiin.

Salam Web Content Writer.

Referensi : https://rumaysho.com/3513-doa-malam-lailatul-qadar.html diakses pada 5 Mei 2021

About the author:

You must be logged in to post a comment.