KOMUNITAS “TEMAN CERITA PSIKOLOGI”

Komunitas yang berada dibawah naungan Ikatan Mahasiswa Muhammadyah (IMM) Pimpinan Komisariat Fakultas Psikologi. Dimana komunitas ini sudah diinisiasi sejak akhir tahun 2021 berupa konsepan komunitasnya namun belum ada tindak lanjutnya. Hingga pada bulan Agustus tahun 2023 akhirnya komunitas ini kembali disusun dan berhasil tertandatangani proposal komunitas ini pada 19 September 2023 oleh Pimpinan Fakultas Psikologi. Dengan 2 pembina salah satunya merupakan seorang dosen dari Fakultas Psikologi yaitu bapak Rizal Nopriyanto, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan seorang demisioner IMM Psikologi M. Farhan Bakti S. Psi yang juga merupakan alumni tahun 2016 fakultas Psikologi juga.

            Komunitas ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi para ilmuan psikologi khususnya mahasiswa psikologi yang ingin belajar menjadi seorang konselor dan mempelajari praktik dari konseling dengan sesama mahasiswa. Selain itu juga, komunitas ini juga diharapkan mampu menjadi wadah untuk mahasiswa yang membutuhkan sebuah tempat untuk bercerita yang mungkin belum memiliki teman untuk bercerita dan atau bahkan belum memiliki tempat yang nyaman untuk bercerita. Entah mengenai perkuliahan, pendidikan, pertemanan, percintaan bahkan hingga kekeluargaan.

Event pertama komunitas ini berupa sharing season yang juga merangkap dengan launchingnya komunitas ini. Event ini dilaksanakan pada Jumat, 6 Oktober 2023 di lantai 1 Gedung J (Djarwoto Aminoto) pada pukul 19.00 WIB yang dihadiri oleh mahasiswa cair dari angkatan 2020-2023 dan pada kesempatan itu, akhirnya komunitas “Teman Cerita Psikologi” pun di sahkan. Pada event ini kami mengangkat tema “Kuliah : Keinginan Sendiri vs Keinginan Orang Tua” dengan pemantik seorang alumni psikologi yaitu Aulia Maharsiwi Zain S.Psi dan dimoderatori oleh salah satu pengurus Komunitas Aryane Claresta Maharani.

            Kegiatan berjalan dengan lancar dan bisa dikatakan sukses. “Komunitas ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi para calon konselor dan menjadi tempat cerita untuk teman – teman yang belum memiliki rumah untuk bercerita. Komunitas ini akan menjaga kerahasiaan para temen – temen yang ingin bercerita. Jadi mereka tidak perlu malu dan takut akan rahasianya yang diketahui banyak orang atau bocor di kalangan publik” ungkap Rafid, selaku ketua dari komunitas teman cerita.

            Dosen sekaligus pembina, pak rizal pun berpendapat bahwa “komunitas harapannya bisa sebagai wadah untuk para mahasiswa berkembang, dalam artian dapat mempraktekan yang ada di perkuliahan untuk membantu teman – temannya. Yang akhirnya dalam wadah ini menjadi seorang konselor atau konselor teman sebaya. Dan saya ingin ini menjadi bantuan atau fasilitas untuk psikologi UMP untuk melakukan pencegahan terhadap masalah – masalah yang dialami mahasiswa yang itu mungkin kurang bisa tercover oleh bapak ibu dosen, yang nanti semoga bisa dibantu oleh teman – tean konselor”

~Web Content Writer

About the author:

You must be logged in to post a comment.