Happiness Training: Upaya Tim Pengabdian UMP Dalam Pengurangan Kesepian pada Lansia di PPSLU Sudagaran
Banyumas – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menyelenggarakan kegiatan Happiness Training dengan tema “Mengurangi Loneliness pada Lansia” di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Sudagaran, Senin lalu (4/8). Program ini merupakan bagian dari kegiatan Ipteks bagi Masyarakat Sosial (IbM-SPP) yang bertujuan meningkatkan kebahagiaan dan mengurangi rasa kesepian pada lansia.
Tim pengabdian terdiri dari dosen lintas disiplin Fakultas Psikologi dan Fakultas Kedokteran, yakni Suwarti, S.Psi., M.Si., Ayu Kurnia S., S.Psi., M.Psi., Dyah Astorini Wulandari, S.Psi., M.Si., Ph.D., serta dr. Anis Kusumawati, M.Sc., M.Med.Ed. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan wawasan sekaligus pengalaman menyenangkan dan bermakna bagi para lansia.
Acara dimulai pukul 08.30 WIB dengan pemeriksaan tekanan darah dan pengisian kuesioner tingkat kebahagiaan lansia, dibantu mahasiswa Fakultas Kedokteran UMP: Muhammad Firdaus Nur Huda, Revina Salsa Veronica, Ardelia Daffa Naifah, dan Imtinan Qotrunnada.
Sesi materi diawali dengan paparan dr. Anis Kusumawati yang membahas pentingnya kebahagiaan dari sisi medis serta pengaruhnya terhadap kesehatan fisik lansia. Dilanjutkan dengan materi dari Suwarti, S.Psi., M.Si., yang mengupas pendekatan psikologis untuk meningkatkan kebahagiaan melalui pengelolaan hati dan penyelarasan pikiran, perasaan, serta perilaku.

Selain menerima materi, para lansia diajak berpartisipasi aktif dalam sesi praktik berupa bermain peran dan berbagi cerita. Momen tersebut direkam menjadi video dokumenter dengan dukungan mahasiswa Fakultas Psikologi UMP: Rara Ayu Hidayatul Azizah, Elma Amalia Kunaeza, Irmawati Agustin, Vania Nur Aini, Kharisma Noviana, Siti Nurhalizah, dan Mutiara Ma’rifatun Alwahidah.

Video hasil rekaman kemudian diputar dan mendapat sambutan hangat. Para lansia tampak bangga dan bahagia melihat diri mereka tampil di layar, menciptakan suasana penuh keharuan dan kehangatan.
Kegiatan ditutup dengan pemeriksaan tekanan darah kembali sebagai evaluasi kondisi fisik pasca pelatihan. Antusiasme peserta tetap terjaga hingga akhir acara, menandakan pelatihan ini berdampak positif secara psikologis maupun fisiologis.

Melalui Happiness Training ini, tim pengabdian berharap para lansia dapat kembali merasakan arti kebersamaan, menemukan makna hidup, serta menjalani hari-hari dengan semangat, kebahagiaan, dan harapan baru.