ANGKRINGAN Episode 1 : Sehat Bermedia Sosial

ANGRINGAN Episode 1

Dewasa ini media sosial memiliki peranan yang penting di tengah masyarakat. Oleh karena itu Biro Layanan Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto pada tanggal 5 Oktober 2020 membuat sebuah acara ANGKRINGAN (Ajang Sharing Ringan) episode 1 melalui instagram dengan tema Sehat Bermedia Sosial bersama Ibu Dyah Astorini Wulandari, Psikolog. Yuk simak ulasan nya berikut ini..

  • Media sosial seperti apakah yang dikatakan sehat?

Media sosial sudah menjadi bagian dalam hidup kita terutama saat pandemic. Dengan adanya physical distancing membuat media sosial mejadi salah satu saluran untuk berinteraksi. Namun, acap kali kita menemui penggunaan media sosial yang tidak bijak dan tidak sehat seperti adanya pencemaran nama baik, penyebaran hoax yang dapat menjurus pelanggaran UU ITE.

Salah satu kunci bermedia sosial sehat adalah menggunakannya dalam rangka memberi manfaat pada diri sendiri maupun orang lain. Maka dari itu, pergunakanlah media sosial dengan bijak dan fokuslah terhadap sisi positif dari media sosial sehingga memiliki banyak manfaat misalnya untuk menyambung silaturahim, membagikan informasi yang positif dan benar, dan mengajarkan hal – hal yang bermanfaat.

  • Bagimana agar remaja dapat memanfaatkan media sosial dengan bijak?

Walaupun sudah remaja, pengawasan dari orang tua tetap dilakukan misalnya orang tua dapat memberitahu apa yang telah disepakati mengenai media sosial yang positif, konten mana yang boleh dilihat. Selain itu, komunikasi juga penting. Orang tua dapat berdiskusi dengan anak perihal konten yang tidak benar atau masalah anak yang berkaitan dengan media sosial. Keuntungan dari berdiskusi adalah dapat mengetahui pemahaman anak terhadap aturan yang diberikan dan menjadi paham sisi negatif dari media sosial.

  • Bagaimana meminimalisir dampak negatif media sosial?

Balik lagi dengan penguatan diri. Karena kontrol diri kita pun harus kuat. Sehingga apapun yang ada di media sosial yang kita miliki, kalau itu sesuatu hal yang negatif tidak perlu kita ambil. Apabila di sebuah grup chat ada yang menyinggung kita maka jangan take it too personal. Dan kita pun perlu memahami, mungkin tidak semua orang bijaksana dalam menggunakan media sosial. Jika ada informasi yang tersebar atau sedang viral ada baiknya kita crosscheck terlebih dahulu informasi tersebut.

Pun juga dengan jejak digital yang pastinya ada pada era sekarang ini. Kita bisa gunakan media sosial dengan cara mengupload konten yang positif agar terciptanya jejak digital yang baik. Maka sebaiknya memberikan informasi kepada anak bahwa ia harus lebih hati-hati dalam sharing sesuatu. Adanya diskusi pendampingan dan pemahaman pun perlu dilakukan.

Menarik bukan ulasan dari ANGKRINGAN episode 1 ini? Sebagai informasi tambahan, selain mengadakan ANGKRINGAN series Biro Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto pun menyediakan layanan seperti psikotest, assesment, seleksi karyawan, konseling, pelatihan, ceramah, dll. Serta sudah bekerjasama dengan banyak klien industri dan pendidikan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan di Biro bisa dilihat melalui akun instagram @birolayananpsikologi_ump.

[opini_nindya&re]

About the author:

You must be logged in to post a comment.