“Aktivitas Pengganti Selama Masa Pandemi Covid-19”

Pandemi virus Covid-19 yang berawal merebak di Cina, cukup menggemparkan dunia. Terlebih penyebarannya yang relative cepat membuat kepanikan warga kian meningkat. Awal kemunculan virus tersebut di berbagai negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura diabaikan oleh sebagian masyarakat.

Masyarakat tampak terlihat tenang dan beberapa dari mereka masih merasa aman ketika pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia. Mereka menganggap bahwa Indonesia akan bebas dari bahaya pandemi covid-19 dengan adanya rempah-rempah yang Indonesia miliki. Namun kemunculan kasus pandemi covid-19 di negara tetangga menjadikan kepanikan tersendiri bagi masyarakat

Akhirnya pada Februari 2020 pemerintah resmi mengumumkan kasus Pandemi Covid-19, hal ini sontak membuat masyarakat Indonesia panik. Berbagai respon diberikan masyarakat setelah mendengarkan berita tersebut. Sebagian diantaranya bahkan merespon dengan panic buying yaitu menimbun beberapa bahan makanan dan APD yang dibutuhkan tenaga medis.

Pada tanggal 15 Maret 2020 pemerintah memberi himbauan untuk work from home dan study from home. Pelaksanaan ini menuai beberapa respon dari masyarakat. Adanya kesulitan jaringan dan trouble pada aplikasi serta situs yang digunakan cukup membuat masyarakat stress. Tugas dan pekerjaan yang seharusnya dilaksanakan tepat waktu, menjadi terkendala karena berbagai permasalahan yang terjadi.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran pandemi covid-19 membuat sejumlah mahasiswa kesulitan dalam melakukan berbagai penelitian. Mahasiswa semester akhir juga cukup terganggu karena mereka kesulitan dalam mencari data untuk bahan sksipsi.

Himbauan pihak rektorat untuk mengadakan segala bentuk ujian hingga pelaksanaan sidang skripsi dilaksanakan secara daring. Salah satu pertimbangan yang diberikan kepada mahasiswa semester akhir yang kesulitan dalam mengambil data. Hal ini dapat dialihkan metodenya menjadi sistematika review.

Sudah kita ketahui bersama melalui postingan di berbagai sosial media yang memperlihatkan pelaksanaan bimbingan serta skripsi pada mahasiswa semester akhir dilaksanakan via online. “Kalo bimbingan lebih prefer menggunakan WA sih, cuma untuk kirim filenya bisa pake surel (surat elektronik)” ujar salah satu mahasiswa semester akhir Fakultas Psikologi UMP.

Pengamatan dan wawancara lain yang dilaksanakan tim memperoleh berbagai informasi dari mahasiswa, khususnya Fakultas Psikologi UMP. Sebagian mahasiswa melaksanakan kuliah online sambil berjualan berbagai makanan serta pernak pernik lebaran. Kemungkinan lebaran tahun ini kita tetap berada di rumah saja, tapi tidak ada salahnya mencari tambahan uang saku dengan berjualan produk.

Keterbatasan untuk keluar rumah mengharuskan mahasiswa mencari cara agar tetap berada di rumah saja. Sebagian diantaranya mengikuti diskusi online dari berbagai lembaga terkait. Beberapa kali Fakultas Psikologi UMP juga mengadakan diskusi santai membahas tema yang sedang hangat dibicarakan. Diskusi dibuka untuk umum, sehingga masyarakat umumpun dapat mengikutinya.

Selain itu, tema lain juga diangkat dalam diskusi online seperti bagaimana menjadi mahasiswa psikologi dan beberapa isu terkait psikologi. Pelaksanaan diskusi dilakukan sore hari pada waktu menunggu berbuka puasa atau pagi hari pada saat pikiran serta otak kita masih segar. Hal ini sebagai upaya agar mahasiswa dan masyarakat tetap mendapatkan informasi sembari santai di rumah saja.

Apakah kalian bertanya-tanya bagaimana keadaan gedung Fakultas Psikologi UMP?

Yup, mungkin duduk santai di depan ruang dosen dengan kursi empuk, melihat pemandangan Gunung Slamet dari roof top atau belanja es krim di depan sekre BEM merupakan kerinduan tersendiri. Untuk mahasiswa semester akhir nih, apakah kalian rindu bimbingan langsung dengan dosen atau mungkin untuk anak lembaga yang rindu rapat dengan kursi melingkar?

Menurut narasumber yang kami wawancarai, karyawan serta dosen tetap bekerja seperti biasanya, hanya saja terdapat pengurangan jam kerja. Petugas kebersihan gedung pun tetap bekerja dengan sistem pergantiantiga kali dalam seminggu (Senin, Kamis dan Sabtu).

Pelayanan administrasi untuk mahasiswa yang berkepentingan mengurus surat izin penelitian tetap dilakukan. Hal ini dikarenakan tanda tangan asli serta stempel tidak dapat dilaksanakan via online. Hari kerja dosen dan karyawan mulai Senin-Sabtu pukul 08.00-12.00 WIB, serta jam kerja petugas kebersihan gedung dilaksanakan secara kondisional.

[rubrik civitas_inr&zura]

About the author:

You must be logged in to post a comment.