Nanda dan Ajeng, Mahasiswa Psikologi UMP yang Berhasil Lolos Program Pejuang Muda Kemensos 2021

Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto, telah berhasil mengantarkan 2 mahasiswa terbaiknya untuk lolos pada program Pejuang Muda yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia. Program ini sekaligus bentuk dari program Kampus Mengajar, mahasiswa yang berhasil lolos yakni Nanda Mutiara Nurlia dan Ajeng Lintang Permata Army. Apalagi, saat ini mahasiswa tersebut sedang menempuh pendidikan semester 5 di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Apakah PsyFams tau apa itu program Pejuang Muda yang diadakan oleh Kemensos?,, Nah, program Pejuang Muda merupakan suatu program magang yang diinisiasi oleh Kemensos. Lalu, apa saja bentuk kegiatan yang dapat dilakukan peserta yang telah lolos mengikuti seleksinya?,,

Terdapat 4 program utama yang harus mereka lakukan, antara lain mahasiswa turun langsung ke daerah yang membutuhkan, mahasiswa akan berkolaborasi (magang) di Kementerian Sosial untuk mendukung program-programnya, bersama Kementerian Sosial mahasiswa akan merancang dan mengeksekusi program sosial yang relevan untuk daerah tersebut, dan mahasiswa juga akan merancang digital campaign untuk mendukung program sosial yang dijalankan.

Kemudian, program ini berlangsung selama 1 semester dan Kemensos telah menjanjikan kepada peserta bahwa program ini akan mendapatkan konversi mata kuliah sebanyak 20 SKS.

Mungkin PsyFams bertanya-tanya nih, gimana sih proses seleksi program Pejuang Muda yang dijalani Nanda dan Ajeng?,, Jadi, mereka berdua mendapatkan broadcast message di grup kelas dan kemudian diajak mendaftar oleh teman, jadilah mereka berdua mendaftarkan diri. Ada 2 tahap seleksi pada kegiatan tersebut: pertama, seleksi berkas seperti CV dan pembuatan essai, sedangkan yang kedua adalah FGD (Forum Group Discussion), dan dilanjutkan dengan pengumuman. Apalagi, Nanda dan Ajeng merupakan 2 mahasiswa dari total 24 mahasiswa UMP yang diterima di program Pejuang Muda ini, wah keren ya!

Apa sih yang membuat mereka tertarik mengikuti program ini? Pastinya untuk menambah pengalaman, lalu membantu program pemerintah untuk masyarakat-masyarakat yang belum terbantu dengan optimal, dan mereka berdua ingin bermanfaat bagi orang lain di masa mudanya. Apakah program ini bisa konversi SKS dan mendapatkan imbalan berupa gaji? Tentu, akan tetapi karena program ini baru dan dimulai pada pertengahan semester, jadi untuk konversi SKS mereka berdua menunggu kebijakan dari kampus.

Kemudian, salah satu mahasiswa yang lolos memberikan tanggapannya mengenai kendala pada program tersebut, bahwa  “Sejauh ini, kendala yang dimiliki yaitu komunikasi dengan pihak Kemensos yang masih menjadi hambatan karena ini masih kali pertama dalam pelaksanaan programnya dan dari Kemensos sendiri mau menerima kritik dan saran yang diberikan teman-teman yang berada di program Pejuang Muda ini dengan menampung aspirasi mereka terlebih dahulu”, ujar Nanda saat diwawancarai oleh tim WCW.

Harapan Nanda dan Ajeng yaitu mereka bisa memanfaatkan dengan baik program Pejuang Muda untuk sarana belajar dan berekspresi anak-anak muda khususnya mahasiswa untuk membuat suatu perubahan sosial. Oh iya nih PsyFams, Nanda dan Ajeng juga memiliki pesan untuk kita semua calon penerus bangsa ini bahwa “mumpung masih muda, ayo buat perubahan untuk negeri tercinta ini, manfaatkan waktumu untuk kegiatan berguna bagi rakyat Indonesia.”

Salam Web Content Writer~

About the author: Content Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.